Judul Postingan : Auditor Perlu Rangkul Perubahan Teknologi | Technology - Gatra
Share link ini: Auditor Perlu Rangkul Perubahan Teknologi | Technology - Gatra
Auditor Perlu Rangkul Perubahan Teknologi | Technology - Gatra

Jakarta, Gatra.com - Perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan bisnis yang cepat perlu dirangkul dan tidak untuk ditakuti. Dengan menggunakan teknologi secara tepat, peran auditor dapat menjadi lebih strategis dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan. The Institute of Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia) kembali menghadirkan konferensi nasional tahunannya di Solo pada tanggal 24-25 Juli 2019.
Berbagai perusahaan kini telah berinvestasi di industri 4.0 dan menggunakan teknologi dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat waktu. Sebagai hasilnya, mereka menikmati terobosan dalam meningkatkan profitabilitas, kepuasan pelangan, efisiensi, kualitas, keamanan, biaya dan lain sebagainya.
Tidak ada definisi yang jelas sebenarnya untuk revolusi industri 4.0. Karena sebenarnya revolusi industri 4.0 lebih pada inisiatif yang melibatkan integrasi digital atas teknologi dengan obyek dan sumber daya manusia di sepanjang proses bisnis dalam upaya meningkatkan daya saing. Teknologi yang dimaksud disini adalah teknologi tingkat lanjut seperti big data, advanced analytics, artificial intelligence, virtual and augmented reality, machine learning, robotic process automation, dan lain sebagainya.
Obyek yang dimaksud mencakup produk, mesin, komputer, telepon selular, tablet, robotics, 3-D printing, dan lain sebagainya. Berbagai perkembangan teknologi dan inovasi yang bermunculan ini merubah proses bisnis konvensional menjadi proses bisnis yang didukung inovasi teknologi yang sama sekali baru, hanya dalam satu malam.
"Berbagai perkembangan ini akan membawa dampak beragam termasuk dampak baik positif maupun negatif, dan bisa berpengaruh terhadap eksistensi model bisnis saat ini," ujar Angela Simatupang, Vice President Institute of Internal Auditors Indonesia di Solo, Selasa (23/7).
Angela menyebutkan masih kuat dalam ingatan kita bersama masa jaya dan masa suram dari Nokia, Fuji Film, Blackberry, dan berbagai industri lainnya. Kedatangan masa suram sangat cepat dan berlangsung singkat tapi dapat berdampak sangat besar. Selain pada model bisnis, profesi auditor pun bisa terpengaruh akibat dari revolusi industri ini.
Beberapa pertanyaan antara lain apakah profesi auditor masih diperlukan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Angela menjelaskan bahwa perubahan ini tidak perlu ditakuti, namun justru dirangkul.
Perkembangan teknologi ini justru bisa memberdayakan peran auditor menjadi lebih strategis karena aktivitas yang sifatnya repetitif dan tidak memerlukan keunikan manusia justru dapat dilimpahkan kepada teknologi.
"Kesiapan auditor internal merupakan salah satu kunci memasuki era baru dengan baik tanpa benturan yang merugikan serta tetap berada dalam arah yang direncanakan (true north)," ujar Hari Setianto selaku Presiden IIA Indonesia.
Auditor internal harus berperan melakukan berbagai pencegahan ketika berbasis risiko serta bersama merumuskan berbagai kajian untuk menghadapi dampak teknologi khususnya teknologi dalam era 4.0.
Auditor internal melalui pemberian keyakinan (asurans) yang memadai kepada pemangku kepentingan dimana auditor bekerja, bahwa seluruh risiko utama yang signifikan telah termitigasi dengan baik oleh penanggung jawab proses bisnis.
Dan auditor internal juga senantiasa bersedia bekerja sama merumuskan berbagai kajian dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi unit bisnis tertentu atau organisasi secara keseluruhan. Dalam menjalankan tugasnya ini, auditor internal melandasi diri dengan kerangka kerja profesi yang berlaku secara internasional (International Professional Practices Framework).
0 Comments :
Post a Comment