Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia

Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia Rss Online Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia, Wisata,

Judul Postingan : Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia
Share link ini: Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia

BACA JUGA


Unsyiah Kembangkan Wisata Jaboi - Serambi Indonesia

* Berbasis Sistem Informasi Barcode

 BANDA ACEH - Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) melalui program dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), melaksanakan pengembangan sistem informasi wisata berbasis barcode di Desa Jaboi, Kecamatan Suka Jaya, Kota Sabang.

Program ini merupakan upaya dari Kemenristekdikti untuk meningkatkan peran aktif perguruan tinggi dalam mengetahui masalah yang ada dan memberikan solusi dengan mengusung konsep "bekerja bersama masyarakat." Kegiatan itu dibimbing oleh Ketua Program Studi Teknik Geofisika Unsyiah, Marwan MT.

Ketua KKN PPM Unsyiah, Marwan SSi MT mengatakan, Desa Jaboi dipilih karena wilayah tersebut terdapat gunung api aktif yang tidak hanya dapat digunakan untuk power plant tapi juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata, seperti di Desa Dieng, Jawa Tengah. Muhammad Yanis dan Muzakir sebagai dosen koordinator lapangan mengatakan, melalui kegiatan ini masyarakat akan dilatih tentang pengelolaan wisata berbasis sistem informasi dan memberi pengetahuan edukatif tentang bahaya hidup di lingkungan vulkanik. Pada sisi lain, Jaboi juga sudah ditetapkan menjadi desa adat oleh Pemko Sabang sehingga dapat dikembangkan sebagai potensi geowisata yang sangat lengkap.

Mahasiswa Unsyiah sebanyak 20 orang dari berbagai jurusan sudah melaksanakan beberapa kegiatan seperti pendataan lokasi spot wisata, pengambilan video, dan pembuatan jalur pendakian aman gunung api.

Ketua Kelompok KKN, Taufik Hidayat, mengatakan, pada setiap lokasi wisata akan diletakkan papan informasi tentang deskripsi singkat dan terdapat barcode video lesson learned dari lokasi tersebut. Papan informasi wisata itu memberi kemudahan bagi wisatawan untuk mengakses informasi yang lengkap tentang destinasi wisata hanya dengan menggunakan Camera QR code dari smartphone tanpa harus didampingi oleh pemandu wisata. Pada papan informasi juga terdapat link Geosabang.com sebagai website management geowisata yang juga dikembangkan oleh mahasiswa KKN-PPM.

Selain video informasi, beberapa lokasi spot wisata yang sulit dijangkau seperti gunung api Jaboi, mahasiswa KKN juga mengembangkan jalur pendakian berbasis sistem barcode. Sehingga pengunjung cukup dengan melakukan scan akan mendapatkan peta penunjuk arah yang ditampilkan melalui aplikasi GPX Viewer. Aplikasi ini terlebih dahulu harus didownload secara gratis melalui Play Store untuk android atau App Store untuk apple.

Sementara Keuchik Jaboi, Rahmat mengatakan, warga desanya sangat mengapresiasi dan menyambut baik program KKN-PPM itu.

Hal ini terlihat dari keterlibatan masyarakat secara langsung melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pada kegiatan penentuan lokasi spot, pengambilan video bawah air, dan pembuatan deskripsi lokasi wisata tersebut.

Selain itu mahasiswa juga terlibat aktif dalam beberapa kegiatan desa seperti penanaman pohon secara bersama dengan Dinas Pariwisata Sabang dan pembersihan Pantai Jaboi.(jal)



Share on Google Plus

- Silly

-.

0 Comments :

Post a Comment