Judul Postingan : Penjelasan Sains Menepis Mitos Meditasi Sebagai Faktor Utama Manusia Jadi Lebih Baik - Tribun Manado
Share link ini: Penjelasan Sains Menepis Mitos Meditasi Sebagai Faktor Utama Manusia Jadi Lebih Baik - Tribun Manado
Penjelasan Sains Menepis Mitos Meditasi Sebagai Faktor Utama Manusia Jadi Lebih Baik - Tribun Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meditasi awalnya erat dengan agama Hindu dan Budha. Namun kini, meditasi sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia.
Banyak dari kita yang mulai mempelajari meditasi dengan berbagai alasan. Namun umumnya, orang-orang mulai melakukan praktek meditasi ketika beban hidup terasa begitu menekan.
Dalam beberapa tahun terakhir, meditasi telah diklaim dapat mengubah bagaimana kita mengolah pribadi menjadi lebih baik untuk diri sendiri dan orang lain.
Meditasi yang berfokus pada pernapasan dan pikiran ini dihubungkan dengan cara menurunkan stres, mendorong kita lebih berbelas kasih, dan membuat kita berada di sekitar orang-orang yang lebih baik.
Pada akhirnya meditasi dipercaya dapat memberi manfaat secara psikologis maupun fisik.
Berangkat dari situ peneliti Eropa ingin melihat apakah klaim itu juga didukung oleh bukti ilmiah.
Termasuk mengetahui apakah meditasi dapat digunakan untuk menumbuhkan kasih sayang, altruisme (kepedulian terhadap orang lain), dan hubungan sosial.
Berita Populer
Baca: Ini Gambaran Struktur Pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024, Pasca Megawati Dipilih Aklamasi
Baca: Buron 3 Hari, Tersangka Pembunuhan Ni Putu Yuniawati di Bali Tertangkap di Mitra, Kronologi Kasusnya
Baca: Niat Puasa Arafah dan Doa Buka Puasa Idul Adha 9 Dzulhijjah Lengkap Keutamaan serta Amalan Sunnah
Penelitian terbaru yang telah dipublikasikan di Scientific Report, Senin (5/2/2018) menemukan bahwa meditasi bukan faktor utama mengubah orang menjadi lebih baik.
Tujuan penelitian yang dibuat oleh tim ilmuwan gabungan dari Universitas Coventry (Inggris), Universitas Massey (Selandia Baru), dan Universitas Radbound (belanda) untuk menepis mitos dari meditasi atau memperkuat klaim yang ada.
0 Comments :
Post a Comment