Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID

Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID Rss Online Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID, Kesehatan,

Judul Postingan : Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID
Share link ini: Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID

BACA JUGA


Lebak Kekurangan Tenaga Kesehatan - INDONESIAINSIDE.ID

Oleh : Eko P |

Indonesiainside.id, Jakarta — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hingga kini masih kekurangan tenaga kesehatan sehingga berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Kekurangan tenaga kesehatan itu antara lain bidang gizi, laboratorium, kesehatan lingkungan dan apoteker,” kata Kepala Seksi Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Budi Mulyanto di Lebak seperti dilansir Antara, Senin (15/4).

Kekurangan tenaga kesehatan yang disebar di 42 Puskesmas itu sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Lebak untuk pengangkatan berstatus negeri. Namun, pihaknya hingga kini belum ada pengangkatan.

“Kami berharap Kementerian Kesehatan dapat mengirimkan kekurangan tenaga kesehatan itu,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya terpaksa menyiasati kekurangan tenaga kesehatan itu dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada tenaga Puskesmas yang memiliki keahlian di bidang lain.

Mereka menerima pelatihan secara khusus untuk membidangi tenaga laboratorium, gizi, apoteker dan kesehatan lingkungan.

Selama ini, kata dia, mereka cukup baik untuk melayani bidang tersebut,meskipun belum optimal.

“Kami tetap mendorong kualitas derajat kesehatan masyarakat itu diprioritaskan melalui pelayanan Puskesmas itu,” katanya.

Ia juga menginstruksikan kepada petugas medis di 42 Puskesmas agar meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat. Selain itu juga Puskesmas berstatus Dengan Tempat Perawatan (DTP) membuka pelayanan selama 24 jam.

Pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas berjalan dengan baik, karena terpenuhi sarana dan prasarana medis, termasuk kendaraan operasional.

Selain itu juga tenaga dokter, bidan dan perawat sudah menjangkau hingga pelosok-pelosok desa terpencil. Bahkan, saat ini sudah terlayani masyarakat perdesaan dengan masuknya bidan desa dan perawat desa.

Petugas medis tersebut dapat menekan angka kesakitan juga angka kematian ibu dan bayi.

Begitu juga tim gerak cepat (TGC) untuk mengambil tindakan pencegahan penularan penyakit menular jika kasus muncul di daerah tersebut.

“Kami terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) agar benar-benar kualitas derajat kesehatan itu dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Kepala Puskesmas Cigemblong Kabupaten Lebak H Patoni mengatakan petugas medis di sini ditugaskan di pelosok desa terpencil, selain mengobati warga juga melakukan penyuluhan kesehatan.

Penyuluhan kesehatan itu sebagai bentuk promosi dan preventif kesehatan, pencegahan, pengobatan dan menindaklanjuti temuan kasus penyakit.(EPJ)



Share on Google Plus

- Silly

-.

0 Comments :

Post a Comment