Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra

Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra Rss Online Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra, Wisata,

Judul Postingan : Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra
Share link ini: Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra

BACA JUGA


Pengunjung Keluhkan Banyaknya Sampah di Obyek Wisata NTB - Gatra

Lombok Barat, Gatra.com - Sektor pariwisata di NTB menjadi magnit tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini. Sayangnya sampah yang berserakan ditemukan dimana-mana terutama di sejumlah obyek wisata terkenal di Lombok. Bahkan saat wisatawan menyelam, juga menemukan sampah di dasar laut.

Elisabeth, wisatawan berkebangsaan Jerman mengaku keindahan Pulau Lombok tercoreng karena persoalan sampah belum tertangani maksimal.

“Sampah ini masih jadi persoalan karena kurangnya kesadaran terhadap kebersihan. Pernah saya jalan-jalan melihat ada arak-arakan, kemudian ada sampah di sana. Tidak ada satupun orang memungut sampah itu. Di laut juga banyak ditemukan sampah saat kami menyelam,” kata Elisabeth di Senggigi, Lombok Barat, Kamis (7/3).

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Senggigi menjelaskan, sampah di Senggigi menjadi prioritas untuk ditangani. Pihaknya betrsama anggota turun gotong-royong setiap hari Jumat.

Ia mengundang para turis dan pengusaha serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Barat.

“Hanya saja kita kekurangan kendaraan untuk alat pengangkutan sampah. Mobil dinas kebersihan termasuk armada tidak pernah ada yang datang. Sementara kita berjuang membersihkan sampah namun tidak terangkut karena mobil dinas tidak ada,” ujar Zulkarnen mengeluh.

Pokdarwis Desa Sekotong Barat, Murdi menjelaskan, penanganan sampah harus dialokasikan oleh desa melalui Dana Desa. Desa, bisa membuat TPS atau TPA dengan cara patungan. Untuk pengangkutan, desa juga bisa berbagi untuk menyediakan kendaraan roda tiga.

“Petugas sampah bisa diberikan insentif,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat (Lobar) Ispan Junaidi, mengaku masalah sampah ini menjadi momok di kawasan wisata. Ini terjadi karena kesadaran yang kurang, sehingga warga membuang sampah sembarangan.

“Laporan dari para wisatawan terkait sampah ini perlu menjadi bahan berpikir kita bersama. Ini jadi tamparan luar biasa bagi kita. Karena ini merusak citra wisata. Ke depan bersama pihak terkait, kita harus sering melakukan aksi kebersihan di sejumlah kawasan wisata yang ada di Lombok Barat,” ujar Ispan.


Reporter: Hdernawardi
Editor: Anthony Djafar



Share on Google Plus

- Silly

-.

0 Comments :

Post a Comment