Judul Postingan : Kunjungan Wisata Sepi, PHRI Pangandaran Gandeng Belasan Agen Travel - Pikiran Rakyat
Share link ini: Kunjungan Wisata Sepi, PHRI Pangandaran Gandeng Belasan Agen Travel - Pikiran Rakyat
Kunjungan Wisata Sepi, PHRI Pangandaran Gandeng Belasan Agen Travel - Pikiran Rakyat

PANGANDARAN, (PR).- Tingkat kunjungan ke beberapa objek wisata Kabupaten Pangandaran pada libur Imlek 2019 belum mengalami peningkatan signifikan. Stagnannya kunjungan wisata tersebut setidaknya telah terjadi sejak libur Natal 2018 lalu dan Tahun Baru.
Kondisi tersebut dirasakan oleh para pelaku usaha, terutama pengelola hotel dan restoran. Untuk memulihkan dan menaikan kembali tingkat kunjungan ke Pangandaran, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melakukan sejumlah terobosan.
Beberapa terobosan itu diantaranya melakukan kerja sama dengan menggaet beberapa agen travel yang berada di luar Pangandaan. “Kami sudah menggaet 19 (agen) travel yang berada di luar Pangandaran. Untuk meramaikan kembali objek wisata Pantai Pangandaran,” kata Sekretaris PHRI Kabupaten Pangandaran, Dadang Gunawan, Selasa 5 Februari 2019.
Menurut Dadang, belasan agen travel tersebut sudah menyanggupi untuk menawarkan dan memboyong wisatawan ke Pangandaran. Tidak hanya menggaet pihak agen travel, kata Dadang, PHRI Kab Pangandaran pun akan memaparkan dan mempromosikan objek wisata Pangandaran di acara Musyawarah Nasional (Munas) yang akan diselenggarakan pekan ini di Jakarta.
"Insya Allah mulai bulan depan dari ke-19 travel akan masuk ke Pangandaran," ucapnya.
Penurunan tingkat kunjungan juga dirasakan oleh pihak hotel. Seperti yang dikatakan Manager Hotel Pantai Indah Timur Pangandaran, Erianto, bahwa kunjungan ke hotelnya menurun drastis.
"Kalau perayaan Imlek biasanya sepi, apalagi ada hari kejepitnya. Kalau libur nya dari Sabtu sampai Senin biasanya jumlah kunjungan agak lumayan banyak," ujar Erianto, seraya dirinya mengatakan bahwa jumlah kunjungan ke hotelnya dari sejak Jumat hingga Selasa ini hanya terisi 4 kamar.
"Sekarang yang terisi malah cuma satu kamar," tutur dia.***
0 Comments :
Post a Comment