Judul Postingan : Arab Saudi Incar Miliaran Dolar dari Sektor Hiburan - Suara Pembaruan
Share link ini: Arab Saudi Incar Miliaran Dolar dari Sektor Hiburan - Suara Pembaruan
Arab Saudi Incar Miliaran Dolar dari Sektor Hiburan - Suara Pembaruan
Arab Saudi Incar Miliaran Dolar dari Sektor Hiburan
C-5 | Kamis, 24 Januari 2019 | 11:50
[RIYADH] Arab Saudi mengincar pendapatan miliaran dolar dengan meluncurkan inisiatif untuk menjadikan negara itu salah satu pusat hiburan dunia. Saudi akan menampilkan puluhan atraksi dari negara Barat termasuk pameran pertandingan basket NBA, pertandingan banteng Spanyol, juga berharap menjadi tuan rumah bagi penampilan penyanyi rap Jay Z, dan sejumlah acara lainnya.
Kerajaan Saudi berusaha mengubah citra ultra-konservatifnya dengan berupaya menjaga dolar para turis tetap di dalam negeri, memikat para pengunjung, menciptakan lapangan kerja bagi pemuda Saudi, dan meningkatkan kualitas hidup di negara yang bahkan masih melarang bioksop dan konser sampai hari ini.
Menurut Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA), Turki al-Sheikh, strategi itu bertujuan menjadikan Arab Saudi sebagai empat tujuan hiburan teratas di Asia dan 10 besar tujuan hiburan secara global. GEA juga meluncurkan identitas barunya dan platform acara baru yang dinamakan “Enjoy Saudi” (Nikmati Saudi).
Reputasi Saudi terpukul setelah pembunuhan dari jurnalis Saudi Jamal Khashoggi yang diduga dilakukan oleh pasukan khusus Saudi di dalam konsulat negara itu di Istanbul tahun 2018. jenazah Khashoggi dilaporkan telah dimutilasi, serta disebut sebagai pembunuhan berencana yang dilakukan pemerintah Saudi.
Saat peluncuran strategi hiburan GEA, Selasa (22/1), Sheikh mencatat puluhan acara di Arab Saudi yang akan digelar di sepanjang tahun 2019. Selain festival lomba banteng seperti yang digelar dalam festival San Fermin d Pamplona, Spanyol, juga penyelanggaraan acara musikal seperti Aladdin dan The Lion King. Selain itu juga ada lomba pembacaan Al-Quran dengan hadiah utama senilai US$ 1,3 juta (Rp 18,4 miliar) dan kontes suara adzan terindah.
“Saya berharap perusahaan-perusahaan nasional, bank-bank, pengusaha, seniman, dan seluruh sektor saling bergandeng tangan. Ada peluang emas,” kata Sheikh.
“Ini pintu yang besar untuk puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu pekerjaan untuk puluhan miliar bahkan ratusan miliar riyal,” tambahnya.
Meski begitu, reformasi dan keterbukaan yang diupayakan Saudi saat ini diwarnai berbagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), termasuk penangkapan para aktivis perempuan HAM, para ulama, dan akademisi. Pembunuhan jurnalis Khashoggi pada Oktober 2018 juga mencoreng citra Saudi dan menakuti sejumlah investor potensial negara itu. [Al Jazeera/Haaretz/BBC/C-5]
0 Comments :
Post a Comment